DESA BUNGBUNGAN

KECAMATAN BANJARANGKAN

KABUPATEN KLUNGKUNG

Perbekel Desa Bungbungan

I Komang Dana Adiyasa, S.Pd.

Bedah Desa Bungbungan, Bupati Dorong Perbekel Kelola Sampah

  • 27 Mei 2017
  • Dibaca: 659 Pengunjung
Bedah Desa Bungbungan, Bupati Dorong Perbekel Kelola Sampah

Kurangnya pemahaman warga dalam mengelola dan menangani sampah menjadi sorotan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika melakukan program bedah desa, di Desa Bungbungan Kecamatan Banjarangkan, Klungkung Sabtu (27/5). Hal ini dikarenakan begitu banyak sampah organik maupun non organik berserakan di sejumlah tempat, ketika Bupati Suwirta dalam perjalanannya blusukan ke pelosok desa Bungbungan.

Mulai dari selokan gang dan jalanan, banyak sampah yang berserakan bahkan sampai menimbun selokan sampah sehinga menimbulkan pendangkalan. Jika tidak segera ditangani akan menimbulkan banjir saat musim hujan. Atas kondisi ini Bupati Suwirta mendorong supaya Perbekel desa Bungbungan untuk segera menyiapkan lahan sebagai tempat penampungan dan pengolahan sampah. “Contohlah desa Tangkas dan Takmung yang sudah mampu mengelola sampahnya melalui bank sampah,” ujar bupati Suwirta dihadapan perbekel dan tokoh warga setempat.

Pemkab Klungkung melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga akan siap membantu desa yang telah memiliki lahan untuk dibangunkan gedung tempat pengolahan sampah. “Disamping bantuan pembangunan tempat pengolahan, DKP juga akan membantu kendaraan pengangkut sampah,” tambah Bupati Suwirta.

Program bedah desa di Bungbungan ini merupakan yang ke-19 kalinya. Setelah sempat jeda hampir selama dua bulan, program Bedah Desa yang digagas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kembali digelar. Kegiatan yang biasa dikenal dengan blusukan keplosok pedesaan ini mengambil lokasi di desa Bungbungan karena Perbekel Bungbungan Komang Dana Ariyasa menyurati Bupati Suwirta agar desanya segera dibedah.

“Saya senang dengan inisiatif Perbekel Bungbungan yang meminta desanya minta segera dibedah, beda dengan beberapa desa yang ingin saya kunjungi namun mengaku desanya belum siap,” ujar Bupati Suwirta. Didampingi Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda, para kepala SKPD dan tokoh prajuru desa setempat, Bupati Suwirta berkeliling meninjau beberapa lokasi serta mengunjungi warga yang terdata sebagai KK miskin.

Desa Bungbungan tediri dari 3 Desa Pekraman, 4 Dusun dan 8 Banjar memiliki 4106 jiwa penduduk dari 894 Kepala Keluarga (KK). Profesi mata pencaharian warga desa Bungbungan didominasi oleh petani, kemudian pedagang, pengerajin dan PNS. Selain masalah kebersihan, dalam bedah desa kali ini bupati Suwirta yang didampingi para pimpinan SKPD juga memberikan bantuan sembako, rehab rumah dan bedah rumah kepada beberapa warga.

Semetara Jro Sekar, 44, dari Banjar Kaleran memperoleh sembako, Ni Luh Ani, 30, janda tiga anak dari Dusun Jungut mendapat rehab rumah dan sembako, Wayan Reken, 80, dari Dusun Jungut mendapatkan bantuan kasur, A.A. Gede Raka kurnawan mendapatkan bantuan bedah rumah dinas sosial, wanita lansia Desak Nyoman Asti mendapat bantuan pembuatan emper untuk dapur, Ni Wayan Sani, 70, mendapat bantuan rehab rumah dan sembako serta Jro mangku Kandi dari dusun Penarugan mendapat bantuan sembako.

Selain bantuan sembako dan rehab rumah kepada KK miskin, Bupati Suwirta juga membantu warga cacat namun produktif. Contohnya Wayan Nurina yang mengalami cacat namun pintar mengukir dan membuat sanggah mendapatkan bantuan peralatan ukir dari Bupati Suwirta. “Warga-warga kita cacat namun produktif seperti inilah yang mesti terdata dan kita bantu, jika hanya diberikan sembako dan sekedar uang, tentu tidak akan selesai, namun jika diberikan alat produksi mereka akan terus produktif dan mampu menghidupi dirinya sendiri,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menghimbau Perbekel Bungbungan Komang Dana Ariyasa untuk mengumpulkan para pengerajin ukiran didesanya yang jumlahnya puluhan supaya membentuk sebuah wadah organisasi sehingga lebih terorganisir dan mudah dalam memperoleh bantuan pemerintah.

  • 27 Mei 2017
  • Dibaca: 659 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita